LAUNCHING ALBUM BURGERKILLSebelum kita membahas launching album Burgerkill yang paling emosional ini, alangkah lebih baik jika kita mendoakan sejenak almarhum Ivan (ex-vokalist burgerkill). Ya.. semoga arwah beliau diterima di sisi Tuhan yang maha esa. Amin.
Well.. minggu ini adalah minggu yang paling berkabung bagi para pencinta musik indie, terutama bagi para metalhead sejati di kota kembang Bandung. Karena kita semua baru saja kehilangan salah satu musisi yang paling berpengaruh bagi perkembangan musik hardcore di kota Bandung, selain band Puppen (R.I.P).
Ivan, dia meninggal dunia karena mengidap penyakit TBC yang telah lama dideritanya. Meskipun dia telah meninggalkan kita semua, tapi semangat dan jiwanya (saya yakin) akan tetap selalu ada.
Yeah.. kalimat tersebut sangat cocok untuk menggambarkan betapa emosionalnya para metalhead sejati yang datang ke acara launching album ketiga Burgerkill yang berjudul "Beyond Coma And Despair", yang bertempat di Dago Tea House.
"Gila..untung gua pake baju hitam, kalo engga, gwa bisa salah kostum nih,hehe.." ujar Iqbal salah satu pengunjung pada acara ini. Ya, hampir semua pengunjung ke acara ini memakai baju berwana hitam, karena mereka semua turut berbelasungkawa atas meninggalnya Ivan.
Sebelum launching album Burgerkill dimulai, banyak pengunjung yang bertanya-tanya, siapa yang nanti akan menggantikan posisi ivan di band Burgerkill, banyak sekali seliweran-seliweran tentang siapa orang yang akan menggantikan ivan. Mulai dari Iyas (Alone At Last), Vicky (Heaven Fall) dan Teguh (Right 88). Tapi ternyata setelah saya mencoba meminta informasi ke beberapa panitia, saya mendapatkan nama yang berbeda. Yang menggantikan posisi Ivan ternyata adalah Yadi Behom (ex- Jasad). Di dalam hati, saya berkata, apakah karakter musik Burgerkill setelah ditinggal Ivan akan semakin gila? Semakin kuat? Dan semakin gelap?
Tapi memang benar! Acara digeber lagsung dengan single Darah Hitam Kebencian. Yadi Behom yang sebelumnya adalah vokalis dari band Black Metal Jasad sangat kuat sekali karakter vokalnya. Growl-growl yang berat membuat Burgerkill tidak terlihat sepeti band hardcore, tetapi telah berubah menjadi band death metal. Ditambah lagi distorsi dan petikan-petikan dari gitar Eben maupun Agung, cabikan bass yang kuat dari Ramdan (ex-Balcony) dan pukulan-pukulan drum yang sangat berenergi dari Andris membuat karakter musik Burgerkill semakin kuat!!! Kemudian disusul dengan single Luka, Penjara batin, Shadow of sorrow dan We will bleed.
Agung, gitaris dari burgerkill memainkan single Anjing tanah dengan format akustik. Petikan-petikan gitar yang sekilas seperti irama klasik membuat acara ini semakin dramatis dan penuh misteri, hehehe..
Penonton semakin liar ketika Burger kill membawakan single-single seperti Unblessing life, Berkarat, Rendah dan Angkuh. Growl sang vokalis, Yadi Behom semakin berat, semakin gelap. Dan sesekali saya bisa mencium wangi-wangi naga bonar, sehingga membuat kepala saya sedikit dung-dueng alias pusing, hehehe.. Tapi itu semua tidak menyurutkan semangat saya untuk nyaksiin band sebrutal Burgerkill.
Damn.. beberapa hasil foto saya terlihat tidak fokus karena saya sedikit merinding, terlebih ketika Adi Gembel (vokalis band death metal Forgotten), membacakan sedikit prolog atau puisi karangan almarhum Ivan sendiri. Dan suasana pun semakin mengharukan ketika beberapa penonton sesekali menyerukan nama Ivan, "Ivan I Miss U!"
Suasana semakin dramatis ketika Adi Gembel memasangkan ikat kepala yang biasa Ivan gunakan untuk manggung, ke stand mic. Lalu secara tiba-tiba masuk single Sakit Jiwa, single ini sangat identik dengan Ivan dan Burgerkill sendiri. Yang menarik single ini tidak diisi oleh vokalnya Yadi behom, tetapi diisi oleh vocal para penonton!
Semua penonton hafal betul dengan single ini, "Sakit Jiwa!!! Sakit Jiwa!!!" Saya pun ikut berteriak keras dengan lantangnya. Pas saya iseng menoleh ke belakang, saya melihat Themfuck (vokalis Jeruji) tertunduk sambil meneteskan air mata. Fuhhh.. saya pun mengambil nafas untuk beberapa detik, lalu kemudian berusaha mengambil moment yang mengharukan tersebut.
Akhirnya single Atur aku menutup rangkaian acara launching album Burgerkill yang ketiga "Beyond Coma And Despair". Burgerkill menutup acara ini dengan performa yang liar dan brutal!!
Yadi Behom, Agung, Eben, Ramdan dan Andris malam ini telah menyuguhkan performance yang sangat berkualitas, berkarakter kuat dan gelap. Saya yakin semua itu karena jiwa dan semangat Ivan hadir ditengah-tengah mereka..
Well, Congratulations guys!! That is the most emotional show..
(Adhi Pratama)