Where you can get Encore Magz with free!
Jakarta :
Kansas UI, crooz, error, nanonine, cafe Au Lait, RuangRupa, Cilandak Town Square, Ak'sara, gummo, bloop
Bandung :
347, airplane, soho, ouval, riotic, rocknrollhaircut, rumahbuku, cafeohlala, monik, illustre, arena, dloops, evil, wdzg, entrance, invictus, cosmic, ommonium, disctarra, circlek, tobucil, flashy, zoebookstore, unpad, unpar, anonim, disconnect, evil, let's shop, frontyard, cafehalaman
encore magz juga bisa didapatkan di: Bali, Jogjakarta, Semarang, dan Makasar!
your comments, band demo or you want to place ur ad, contact us :
Jl. Gama no.8 Cigadung Bandung 40191
Phone : (022) 91294696
Email : encore.magz@gmail.com
http://friendster.com/encoremagz
http://myspace.com/encore_magz
Polyester EmbassyBersiap-siaplah! Album baru Polyester Embassy rampung sudah. Bekerjasama dengan Fast Forward record, band ini akan menggelar launching setelah Lebaran nanti. Dengan aliran yang disebut "Gray area on electronic and shoegazing rock", mereka bersiap-siap menjadi the next big thing di scene indie. Sebelum itu terjadi dan mereka akan ada di mana-mana, Elang (vokal), Ekky (gitar), Sid (gitar), Tom (bass) dan Givarie (drum) terlebih dulu berbaik hati untuk sekadar berbagi kata di sini.
NCR : Kalau saya baca di myspace kalian, penjelasan tentang nama Polyester Embassy itu, sangat panjang. Dan setahu saya, di tahun 2000, Madison Ave mengeluarkan album yang berjudul sama. Sebenarnya nama kalian diambil dari mana?
PE : Dulu banget, sebenarnya nama kita cuma Polyester doang. Tapi pas di satu acara, ada masalah karena ternyata ada band lain di Bandung yang namanya sama. Jadi kita mikir-mikir, nah ngeliat album itu, ya udah kita tambahin aja Embassy. Jadi Polyester Embassy.
NCR :Oke, mengenai album pertama. Tragicomedy. Artinya apa?
PE : Maksudnya gini , sesuatu yang tragis itu nggak harus dihadapi dengan tangis. Kadang bisa dengan tawa juga. Selain itu, dulu ada satu band dari komunitas kita juga, namanya Trgicomedy. Tapi sekarang udah bubar. Jadi ini seperti sebuah dedikasi lah untuk mereka.
NCR : Konsep bermusik di album baru in seperti apa?
PE :Hmm... seperti apa ya? Kita sih mix and match aja.
NCR : Sudah cukup puas dengan album ini?
PE : Ada yang udah, ada yang belum.
NCR : Ceritain dong koq bisa masuk Fast Forward?
PE : Sebenarnya, awalnya kita udah ada kerjasama dengan salah satu label di Jakarta, tapi nggak ada kelanjutannya. Terus, dapat tawaran dari Fast Forward, ya udah kita ambil. Kalo masukin demo ke Fast Forward sih udah cukup lama, sekitar tahun 2004, tapi follow up-nya baru akhir 2005 kemarin.
NCR : Puas dengan kerjasama yang ada?
PE : Sangat puas
NCR : Album kan udah kelar, tapi kenapa launchingnya setelah Idul Fitri, lama banget...
PE : Nggak enak juga ya kalau pas lagi puasa launchingnya. Lagian kalau bulan-bulan puasa gitu yang laku kan album-albumnya Opick atau AA Gym, dan album kita nggak berbau rohani. Jadi lebih baik nunggu abis bulan puasa, baru launching.
NCR : Pre-Order album kalian, gimana ceritanya?
PE : Wah, ternyata banyak yang pesan. Kita juga kaget, pas ngeliat ternyata udah ada sekitar 30-an yang order.
NCR : Single pertama Polipanic Room, ada alasan khusus memilih lagu ini?
PE : Soalnya menurut kita lagu itu paling representatif. Paling bisa mereprentasikan musik kita. Selain itu juga paling catchy, cepat nyampe, enak buat sing along dan radio friendly.
NCR : Ekky kan selain di Polyester juga di RNRM. Dan Elang juga additional di sana. Kenapa sih merasa perlu ada project lain?
Ekky : Lebih ke kepuasan batin sih. Kalau di PE kan saya main gitar, kalau di RNRM kontribusi saya lebih spesifik.
NCR : Sekarang kan ada istilah "indie is the new mainstream" kalian setuju nggak?
PE : Indie sama mainstream itu kan cuma beda konsep marketingnya aja. Terus musik sekarang lagi jenuh, jadi mulai dilirik musik indie yang dianggap bisa ngejual. Sponsor-sponsor juga mungkin mikirnya, ketimbang manggil band major yang bayarannya berapa lebih baik manggil band indie yang jauh lebih murah tapi bisa menarik massa. Bibit uang baru mungkin? Gini aja deh, C# itu sama dengan grip G.
NCR : Maksudnya?
PE : Ya itu, C# itu sama aja dengan grip G. Buat yang ngerti musik, pasti paham lah.
NCR : Tentang manajemen, seberapa signifikan sih perubahan sebelum dan sesudah punya manajer?
PE : Signifikan banget. Sebenarnya kita udah sempat ganti beberapa kali, tapi yang kali ini paling cocok. Manajer itu yang paling bagus kalau berangkat dari fans. Jadi sebagai fans, dia berdedikasi tinggi untuk menaikkan band yang dia pegang, karena dia suka sama bandnya. Lebih perhatian juga jadinya. Oh, sekalian nitip, manajer kami baru ulang tahun tuh. Selamat ulang tahun ya!
NCR : Menurut kalian band indie yang bakal naik apa?
PE : Vincent Vega! Keren tuh mereka. Terus, The S.I.G.I.T, udah pasti. Sama The Monophones, band dari Jogja. Bagus banget.
(Adinda Putri Silitonga)